Faktor Ranking Website di mesin pencari seperti Google

HomePanduan SEOFaktor Ranking Website di mesin pencari seperti Google

200 Faktor Ranking Website di mesin pencari

Mungkin sebagian dari teman-teman sudah pernah dengar bahwa sebenarnya ada 200 lebih faktor ranking website pada mesin pencari seperti Google.

Ini artinya, peringkat website kita di Google tidak dipengaruhi oleh beberapa faktor saja. Tapi dipengaruhi oleh ratusan faktor.

Bahkan konon katanya ada 200+ faktor.

Hanya saja, dari 200+ faktor ranking tersebut tentu ada beberapa faktor yang lebih besar dampaknya pada ranking dibandingkan yang lain.

Nah, pada kesempatan ini kita akan bahas beberapa faktor ranking website yang paling besar dampaknya pada peringkat website.

SEO dan Prinsip Pareto

Siapa tahu ada yang bertanya, kenapa kita hanya bahas yang paling besar dampaknya? Bagaimana dengan yang lain.

Sesuai dengan prinsip Pareto bahwa 80% hasil biasanya dipengaruhi oleh 20% sebab. Dan saat ini kita ingin fokus bahas 20% sebab tersebut.

Setelah kita berhasil mengoptimalkan 20% faktor ranking website ini, barulah kita mulai mengoptimalkan sisanya yang lain.

Tujuannya agar kita hemat sumber daya, baik tenaga, waktu dan uang.

Baik, mari kita bahas apa saja faktor ranking tersebut.

12 Faktor Ranking Website paling berpengaruh

Untuk bisa ranking dan masuk halaman pertama Google, ternyata teman-teman tidak perlu optimasi seluruh faktor ranking.

Cukup optimasi beberapa yang memiliki pengaruh besar.

Nah, beberapa faktor ranking website yang berpengaruh sangat besar pada ranking di Google diantaranya adalah ;

1. Kualitas Konten

Content is King

Content is King, begitu katanya.

Ungkapan ini seringkali kami ulang-ulang untuk menekankan pada teman-teman bahwa konten website ini sangatlah besar pengaruhnya pada peringkat.

Dan konten tidak saja berupa artikel. Tapi, bisa juga berupa gambar, infographic, video, audio atau gabungan dari itu semua.

Lalu seperti apa kriteria konten berkualitas?

Ini adalah pertanyaan yang jawabannya sangat subjektif. Masing-masing orang dan praktisi mungkin akan punya standar yang berbeda. Begitu juga kami.

Namun, berdasarkan pengalaman kami menekuni SEO sejak 10 tahun lalu. Ada beberapa kriteria konten berkualitas, diantaranya.

1. Valid dan Lengkap

Sebuah konten bisa dinilai berkualitas apabila mampu menyajikan informasi dan data yang benar-benar bisa dipercaya dan bahkan di ikuti.

Informasi yang disajikan benar-benar valid.

Namun sebuah artikel belum bisa kita katakan valid apabila informasinya hanya sebagian saja. Sederhananya, artikelnya tidak lengkap.

Jadi, kami melihat bahwa sebuah artikel dikatakan berkualitas apabila mampu menyajikan informasi yang valid dan sekaligus lengkap.

Dari banyak kasus, artikel lengkap cenderung memiliki jumlah kata yang banyak.

Bahkan Brean Dean dari Backlinko menyebutkan bahwa artikel yang panjang cenderung mendapatkan ranking lebih baik, karena dianggap berkualitas.

Jadi, jika teman-teman ingin membuat artikel yang berkualitas. Cobalah untuk menyajikan informasi yang valid dan sekaligus lengkap.

2. Artikel Bermanfaat

Valid dan lengkap saja ternyata belum cukup untuk mengatakan sebuah artikel sudah berkualitas, karena ia juga harus bermanfaat.

Biasanya kami mengukur sebuah artikel bermanfaat atau tidak dari sisi relevansinya. Semakin sesuai dengan search intent, maka semakin bermanfaat.

Dan kebermanfaatan ini tidak dipengaruhi oleh jumlah kata.

Misalnya saat seseorang mengetikan kueri “harga Honda Amaze” pada kota pencarian Google. Maka, sebaiknya halaman website kita mengandung angka.

Lebih baik teman-teman menuliskan Rp. 150.000.000 dari pada menuliskan Seratus lima puluh juta rupiah pada halaman website.

Karena kueri “harga” jauh lebih relevan dengan angka.

3. Terstruktur

Konten yang berkualitas juga bisa dilihat dari strukturnya.

Saat menulis konten sebaiknya anda memikirkannya dengan baik. Ajukan sebanyak mungkin pertanyaan pada konten tersebut.

Kemudian susun berdasarkan urgensinya.

Dan sebaiknya juga dibagi berdasarkan topik-topik terkecil. Topik-topik ini nanti akan diwakili oleh subjudul, seperti artikel yang teman-teman baca saat ini.

Pada artikel ini kami membagi topik menjadi beberapa bagian, dan nanti setiap bagian juga akan ada penjelasan lengkapnya.

Catatan:

Jadi, artikel berkualitas adalah artikel yang menyajikan data yang valid, lengkap, bermanfaat dan disajikan dengan konten yang terstruktur.

2. Keunikan Konten

Coba bayangkan, kita sudah buat artikel berkualitas sesuai bahasan sebelumnya. Tapi, ternyata artikel tersebut sama dengan website lain.

Kira-kira apa yang akan terjadi.

Kemungkinan besar pencari informasi akan tutup halaman website kita segera, karena informasi yang kita sajikan relatif sama dengan website lain.

Dan bahkan Google sendiri juga sudah menyimpan informasi yang sama di databasenya. Terus, apa alasan Google untuk memberikan ranking pada website anda.

Inilah kenapa konten kita harus unik.

Unik disini tidak saja tidak terdeteksi duplicate content, tapi juga harus unik dari sisi penyajian, struktur artikel dan lainnya.

Intinya, anda harus memberikan informasi yang benar-benar berbeda dari konten website lain, sehingga Google punya alasan untuk meranking website anda.

3. Crawlable Website

Untuk bisa masuk halaman pertama Google, tentunya website kita harus di index terlebih dahulu. Dan proses indexing ini dimulai dari crawling.

Tapi, bagaimana mungkin website bisa di index Google kalau websitenya tidak bisa di crawling dengan sempurna.

Apalagi jika kita dengan sengaja memblok crawler.

Oleh karenanya, kita harus memastikan semua halaman yang memang disediakan untuk publik bisa di crawling oleh Google dengan baik.

Misalnya dengan menerapkan strategi internal link dengan baik. Termasuk dengan submit sitemap ke Google Search Console.

Anda bisa baca salah satu artikel kami terkait dengan ini, bagaimana cara agar artikel blog cepat terindex oleh Google.

4. Mobile Friendly

Google berkata :

Halaman seluler yang memberikan pengalaman penelusuran yang jelek maka mungkin saja rankingnya diturunkan atau mendapatkan peringatan pada hasil penelusuran mobile.

Ini artinya untuk mendapatkan ranking terbaik pada hasil pencarian Google kita tidak punya pilihan selain memastikan website kita sudah di optimasi untuk perangkat mobile.

Khusus pengguna WordPress sebenarnya tidak perlu khawatir.

Karena hari ini hampir semua WordPress Developer yang menyadari betapa pentingnya membuat themes yang mobile friendly.

Sekarang kita bisa menemukan banyak themes WordPress yang sudah mobile friendly. Beberapa diantaranya bisa anda lihat disini dan disini.

5. Jumlah dan Kualitas Backlink

Faktor Ranking Backlink Berkualitas

Backlink ibarat suara dalam pemilihan umum.

Semakin banyak suara yang anda dapatkan, maka semakin besar peluang anda mendapatkan kursi empuk di DPR. Azzyiikk.

Cuma, suara-suara ini harus memenuhi aturan dan kriteria tertentu barulah dianggap sah. Jika tidak memenuhi maka suara ini akan dibuang ditempat sampah.

Bahkan bisa menggagalkan kemenangan yang sudah di depan mata.

Begitu juga dengan backlink. Semakin banyak website lain yang memberikan backlink ke website kita, maka semakin besar dampaknya pada ranking website kita.

Syaratnya, backlink tersebut harus memenuhi kriteria backlink berkualitas.

Misalnya backlink berasal dari website otoritas tinggk, high traffic, usia website sudah lama, kontennya berkualitas dan relevan dengan topik website kita.

Semakin berkualitas maka semakin berdampak.

Jadi, backlink tidak saja berkaitan dengan jumlah, tapi juga kualitas. Usahakan untuk selalu mengakuisisi backlink berkualitas.

6. Otoritas Domain

Selang beberapa waktu, backlink berkualitas yang berhasil anda dapatkan akan meningkatkan ranking website di pencarian Google.

Bahkan terkadang juga meningkatkan otoritas domain.

Moz mendefenisikan otoritas domain dengan angka-angka tertentu. DA untuk mewakili Domain Authority dan PA mewakili Page Authority.

Masing-masing metrik ini ditetapkan dengan skala 1-100.

Tapi perlu di ingat, DA/PA ini bukanlah produk yang dikeluarkan oleh Google. Artinya, tidak hubungan langsung antara DA/PA tinggi dengan peringkat tinggi.

Walaupun pada banyak kasus DA/PA tinggi cenderung ranking lebih baik.

Kita bisa perhatikan dan kumpulkan website yang berhasil masuk halaman 1 Google, rata-rata mereka memiliki DA/PA yang tinggi.

Selain Moz, Ahrefs sebenarnya juga mengeluarkan metrik untuk mengukur otoritas sebuah domain. Ahrefs menyebutna dengan DR/UR

DR mewakili Domain Rankin dan UR mewakili Url Rank.

Tapi bagaimanapun, anda tidak perlu tertipu dengan metrik-metrik ini. Karena mereka adalah hasil dari tindakan link building yang dilakukan.

Jadi, fokuslah melakukan link building maka otoritas otomatis naik.

7. Penggunaan Anchor Text

Anchor Text adalah kata atau frasa kata yang dipasang link untuk menghubungkan antara satu halaman website dengan halaman lain.

Bisa pada domain yang sama atau berbeda.

Melalui anchor text inilah Google mengetahui sebuah halaman website yang dihubungkan relevan atau tidak dengan sumbernya.

Misalnya ada halaman website lain yang memberikan backlink ke halaman ini dengan anchor text “faktor ranking website”, maka algoritma Google akan memahami bahwa halaman ini membahas topik seputar faktor ranking website.

Dan akhirnya mereka memutuskan untuk meranking halaman ini ketika ada pencari informasi yang mengetikan kueri “faktor ranking website” di Google.

Walaupun cara kerja anchor text tidak sesederhana itu.

Kita akan bahas lebih jauh tentang anchor text ini pada topik selanjutnya. Karena ini memiliki pengaruh yang besar pada ranking website anda.

8. Page Speed ~ Kecepatan website

Tidak ada gunanya konten berkualitas dan backlink berkualitas jika websitenya lambat bahkan tidak bisa dibuka sama sekali.

Itulah mengapa page speed sangat penting.

Bahkan page speed ini akan semakin penting untuk perangkat mobile. Dan dijadikan sebagai salah satu sinyal peringkat diperangkat mobile.

Mulai sekarang, kerahkanlah sumber daya anda agar page speed website bagus. Misalnya dengan memilih hosting yang bagus, template yang ringan dan media yang tepat.

9. Penggunaan Kata Kunci

Jika kita ingin mendapatkan ranking yang tinggi untuk kata kunci “Jasa Digital Marketing”, maka kita harus menggunakan kata kunci ini di website.

Kita harus menyertakan kata kunci ini pada judul, paragraf pertama, subjudul, meta deskripsi bahkan kadang pada url website.

Pada banyak kasus, kata kunci adalah salah satu cara Google untuk mengenal topik sebuah halaman website. Tentu selain dengan anchor text.

Ketika teman-teman bisa menggunakan kata kunci dengan tepat, maka ia akan memberikan dampak yang baik pada website.

Namun, jika digunakan dengan cara yang salah. Maka hal ini justru akan berdampak tidak baik pada peringkat website.

10. Search Intent

Kita tahu bahwa search intent menjadi salah satu faktor kunci yang menentukan kualitas dan relevansi sebuah konten dengan kueri yang diketikan.

Search intent mewakili hal yang melatarbelakangi pencari informasi mengetikan kata kunci tertentu pada kotak pencari Google.

Semakin relevan konten anda dengan intent keyword, maka semakin besar peluang halaman website tersebut masuk halaman 1 Google.

Bagi kami, cara yang paling mudah untuk mengetahui intent dari sebuah kata kunci adalah melihat daftar website yang berhasil tampil di Google pencarian.

Buka satu persatu dan pelajari setiap artikelnya.

Selanjutnya buat artikel yang lebih lengkap dan valid yang mewakili intent keyword tersebut. Insya Allah ranking websiet akan melesat naik.

11. Fresh Content

Fresh Content tentu tidak sama dengan merubah tanggal publish.

Menariknya fresh content dijadikan oleh Google sebagai salah satu sinyal peringkat. Mungkin karena mereka memang tidak ingin memberikan ranking pada konten-konten yang sudah tertinggal.

Kecuali konten-konten yang berkaitan dengan sejarah.

Itulah mengapa sangat disarankan agar kita selalu mengupdate konten secara berkala, siapa tahu ada bahasan yang perlu ditambahkan atau dikurangi.

Ini penting agar konten kita terkesan selalu fresh.

Google tidak membandingkan tanggal publish dan updatenya. Tapi, membandingkan konten saat ini dengan konten beberapa waktu lalu.

Jika anda perubahan signifikan, maka konten anda sudah berubah menjadi konten yang fresh dan berpeluang mendapatkan ranking lebih baik.

12. EAT (Expertise, Authoritativeness, and Trustworthiness)

Sebenarnya E-A-T ini diberlakukan belum lama ini.

Ini terkait dengan keahlian, otoritas dan kepercayaan seseorang dalam membahas topik tertentu. Biasanya berkaitan dengan kesehatan.

Walaupun tidak terkecual topik yang lain.

Mulai hari ini cobalah untuk lebih terlihat. Kita ingin dikenal otoritas pada topik apa. Semakin sering nama anda disebut dalam topik tertentu, maka semakin penilaian Google terhadap tingkat kepakaran anda pada topik tersebut.

Sederhananya begitu. Walaupun tidak terbatas hanya seperti itu.

Terakhir

Kita sudah membahas sebanyak 12 Faktor ranking website di pencarian Google.

Dengan mengoptimalkan 12 faktor ini, setidaknya ranking website anda bisa masuk halaman pertama Google tanpa harus menghabiskan banyak sumber daya.

Sementara untuk sisa sinyak ranking lainnya. Kita akan bahas pada kesempatan lain. Silahkan datang lagi nanti.

Semoga bermanfaat.